Anda Berada di halaman : Berita » Menguji Mental di Level Nasional
 

Layanan Utama

Berita Foto

<a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/129'>Pembukaan Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/130'>Peserta Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/131'>Pembukaan Diklat In Service Learning-2 Program PKB KS/M SMP Prov. Jatim Peserta Th. 2014</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/133'>Peserta IN 1 Prov. Riau mengikuti Kegiatan Pembukaan</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/134'>Kasi SI LPPKS menghadiri Pembukaan Kegiatan Diklat In 1 Prov. Riau</a>
Prev Next

Polling

Seberapa penting pelaksanaan Diklat Kepala Sekolah Pembelajar yang merupakan tindak lanjut hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan Kompetensi Kepala Sekolah?





Menguji Mental di Level Nasional
Kategori : Pendidikan Oleh : administrator Ditulis : Selasa, 16 Mei 2017 Hits : 36
Surakarta, Kemendikbud --- Riyan Saputra, salah seorang peserta Lomba Kompetensi Siswa (LKS) asal Sumatera Barat mengaku deg-degan saat dirinya terpilih mewakili sekolah dan daerahnya untuk maju ke tingkat nasional. Siswa kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) ini akan berkompetisi di bidang web design pada LKS ke-25 yang sedang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, 14-20 Mei 2017.
 
Riyan mengatakan, ia dan teman-temannya telah melakukan persiapan selama satu bulan penuh sebelum berangkat ke Surakarta. Tak ingin sembarangan, persiapan tersebut juga didukung oleh pemerintah daerah Sumateran Barat dengan menyiapkan mentor-mentor untuk melatih siswa baik dari segi materi lomba maupun kesiapan mental mereka.
 
“Pembinaan dari dinas (pendidikan) provinsi Sumbar cukup bagus. Kami juga berpartisipasi aktif, dan sangat kuat mendorong anak-anak,” kata Syamsu Rizal, pendamping peserta dari Sumatera Barat, usai acara pembukaan LKS ke-25, di Gedung Olah Raga Universitas Muhammadiyah Surakarta, Senin (15/5).
 
Tak hanya Riyan, dua siswi asal provinsi Jambi, Mia Utami dan Asfa, pun mengaku cukup tertantang dengan kompetisi ini. Berasal dari SMK Pertanian Pembangunan Negeri Jambi, Mia dan Asfa ingin membuktikan bahwa siswa di sekolah mereka tidak bisa dipandang enteng. Mereka bertekad untuk meraih medali dalam kompetisi ini.
 
Mia, siswa kelas XI SMK PP Negeri Jambi tersebut akan berlomba di bidang pengelolaan hasil panen, Sedangkan Asfa akan bertanding di bidang argonomi. “Agronomi itu lebih kepada masalah bibit. Mulai dari seleksi, penghitungan usaha tani, sampai pengepakan,” katanya.


Riyan, Mia, dan Asfa, hanyalah sedikit orang dari ribuan peserta yang tampil di LKS kali ini. Semangat mereka untuk membawa perubahan bagi diri sendiri dan lingkungannya patut diacungi jempol. Meski belum pernah mengikuti lomba sejenis sebelumnya, ketiga siswa berprestasi ini tetap bertekad agar usaha mereka tidak sia-sia. Keinginannya sederhana, agar memenangkan pertandingan dan membuktikan kemampuannya pada khalayak ramai. Selamat berjuang!

 

sumber: click here