Anda Berada di halaman : Berita » SMA Muhammadiyah 2 Solo "Tak Boleh Ketinggalan Soal Prestasi"
 

Layanan Utama

Berita Foto

<a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/129'>Pembukaan Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/130'>Peserta Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/131'>Pembukaan Diklat In Service Learning-2 Program PKB KS/M SMP Prov. Jatim Peserta Th. 2014</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/133'>Peserta IN 1 Prov. Riau mengikuti Kegiatan Pembukaan</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/134'>Kasi SI LPPKS menghadiri Pembukaan Kegiatan Diklat In 1 Prov. Riau</a>
Prev Next

Polling

Seberapa penting pelaksanaan Diklat Kepala Sekolah Pembelajar yang merupakan tindak lanjut hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan Kompetensi Kepala Sekolah?





SMA Muhammadiyah 2 Solo "Tak Boleh Ketinggalan Soal Prestasi"
Kategori : Profil Sekolah Oleh : administrator Ditulis : Rabu, 30 Mei 2012 Hits : 1289
Desain dan kelengkapan ruangan kelas yang oke punya, harusnya bisa lebih mendongkrak semangat belajar dan kualitas pendidikan akademik maupun nonakademik. Guna menunjukan potensi dan kemampuan murid-murid SMA Muhammadiyah 2 atau yang kerap disebut Muhamadiyah Dua atau Muha ini, pihak sekolah siap mendukung pencapaian prestasi murid di semua bidang. Sebut saja mulai dari penelitian terapan, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) hingga bidang olahraga pun giat digenjot.
Diungkapkan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Solo, Sri Darwati, SPd, MPd, setiap guru tidak hanya bertugas mengajarkan materi pelajaran saja, melainkan juga membimbing murid mengenali bakat dan keterampilan yang dimilikinya. Terbukti dengan kejelian tersebut, metode pembelajaran di kelas semakin fokus, sejumlah murid makin percaya diri menampilkan potensinya di ajang lomba tingkat lokal maupun nasional. Seperti halnya, prestasi tim futsal Muha yang meraih gelar juara tingkat Soloraya dan mendapatkan piala Walikota 2010. Kemampuan dan keterampilan murid yang berbeda-beda dibutuhkan upaya pendekatan timbal balik antara guru dan murid.  Strategi ini penting dan dinilai efektif dalam membangun keakraban, keterbukaan informasi dan jalinan hubungan yang lebih dinamis.
“Kami ingin semua murid bisa mengoptimalkan kemampuan yang ada pada dirinya, sehingga keterampilan khusus yang didapatkan di luar kelas itu bisa diperdalam tatkala mereka duduk di perguruan tinggi ataupun memasuki dunia kerja,” jelas dia. Untuk melatih mental murid, mereka diajak aktif dalam kegiatan lomba tingkat lokal, provinsi hingga nasional. Seperti halnya lomba Presentasi Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Tentang Cagar Budaya  yang digelar pada Kamis-Jumat (23-25/5) di Hotel Dana, Solo. Pada ajang seleksi itu, salah satu murid SMA Muhammadiyah 2, Dhanu Saputra, bakal bersaing ketat dengan kandidat lainnya. Selain kegiatan tingkat nasional itu, pihak sekolah juga akan merancang sejumlah materi penelitian terapan berbahan baku “limbah” yang belum banyak digarap.(Dina)