Anda Berada di halaman : Berita » Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Guru
 

Layanan Utama

Berita Foto

<a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/129'>Pembukaan Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/130'>Peserta Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/131'>Pembukaan Diklat In Service Learning-2 Program PKB KS/M SMP Prov. Jatim Peserta Th. 2014</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/133'>Peserta IN 1 Prov. Riau mengikuti Kegiatan Pembukaan</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/134'>Kasi SI LPPKS menghadiri Pembukaan Kegiatan Diklat In 1 Prov. Riau</a>
Prev Next

Polling

Seberapa penting pelaksanaan Diklat Kepala Sekolah Pembelajar yang merupakan tindak lanjut hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan Kompetensi Kepala Sekolah?





Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Guru
Kategori : Referensi Buku Oleh : administrator Ditulis : Selasa, 06 Oktober 2015 Hits : 638

Judul Buku : Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah
Dalam Meningkatkan Motivasi Guru
Penulis : Tutik Asmarani
ISBN :  978-602-0816-46-3
Cetakan pertama : Juli 2015
Tebal : 94 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima

COVER TUTIK ASMARANI2

Salah satu penentu keberhasilan pendidikan adalah kinerja guru yang direfleksikan dalam cara merencanakan, melaksanakan dan menilai proses kerja yang intensitasnya dilandasi oleh etos kerja, disiplin dan profesionalitas. Tugas guru bukan saja bekerja semata, tetapi dimulai dari perencanaan sampai dengan penilaian.
Menyadari peran dan tugas berat yang diemban, maka kinerja guru yang berkualitas sangat dibutuhkan karena guru merupakan faktor yang menentukan dalam rangka meningkatkan mutu pandidikan di lembaga pendidikan. Tugas tersebut tidak mudah dilakukan apabila guru tidak memiliki motivasi kerja yang baik serta koordinasi dari pimpinan lembaga pendidikan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dapat diketahui bahwa fungsi kepemimpinan dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama dan parsial berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi kerja guru.