Lokakarya Hasil Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah menempatkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Sekolah/Madrasah sebagai salah satu komponen dalam sistem penjaminan dan peningkatan mutu kepala sekolah di Indonesia.   Oleh karenanya keberadaan kepala sekolah yang merupakan tenaga profesional dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya.

Untuk merealisasikan amanah sebagaimana dimaksud,  pada tahun 2017, Ditjen GTK mengembangkan Program PKB KS yang merupakan kelanjutan dari Program Kepala Sekolah Pembelajar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah yang ditunjukkan dengan kenaikan capaian nilai UKKS dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program PKB KS ini dilaksanakan berbasis pada komunitas kepala sekolah.

Pemberdayaan komunitas kepala sekolah, dalam hal ini Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)   merupakan salah satu prioritas Ditjen GTK. Oleh karena itu dalam rangka pemberdayaan komunitas kepala sekolah, Ditjen GTK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dalam hal ini  adalah Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (LPPPTKKPTK), serta Dinas Pendidikan atau instansi publik lainnya menyelenggarakan Program PKB KS yang berbasis komunitas kepala sekolah.

Penyelenggaraan PKB KS dilaksanakan dengan menggunakan dana bantuan pemerintah (banpem) yang diberikan kepada masing-masing komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing komunitas dengan dipandu oleh fasilitator yang telah dilatih.

Kegiatan PKB KS di 28 (dua puluh delapan) komunitas telah selesai dilaksanakan. Sebagai UPT yang ditunjuk oleh GTK untuk menyalurkan dana bantuan pemerintah, maka LPPKS akan mengadakan kegiatan Lokakarya Hasil Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah sebagai salah satu bentuk pendampingan terhadap pelaporan penggunaan dana bantuan pemerintah, baik secara akademik maupun administrasi.

Kegiatan Lokakarya Hasil Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah akan diikuti oleh 28 (dua puluh delapan) ketua komunitas, 28 (dua puluh delapan) fasilitator, 15 (lima belas) staf LPPKS.

Kegiatan Lokakarya Hasil Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Kepala Sekolah dilaksanakan selama 4 (empat) hari, pada tanggal 4 s.d 7 Desember 2017 di BW SUITE Belitung Hotel, Jl. Patimura, Tj. Pendam, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Jumlah jam kegiatan ini adalah 20 JP dengan mata diklat pokok: Paparan proses dan hasil penyelenggaraan PKB KS, Sharing Good Practices, Laporan Pertanggungjawaban Bantuan pemerintah, dengan narasumber dari LPPKS yang terdiri dari: Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., Medira Ferayanti, S.S., M.A., Wuntat Widiyono, M.Kom., Tri Haryatmo, M.Pd., Ady Saefudin, S.Pd.

Tujuan dari kegiatan ini adalah pelaporan dan sharing good practices hasil pelaksanaan program PKB KS yang telah dilaksanakan oleh masing-masing komunitas, baik dari segi akademik maupun penggunaan bantuan dana pemerintah dan diharapkan dapat menghasilkan Hasil Analisis dan Laporan Program PKB KS dan good practices. |enha/admin|

 

 

 

Share this Post: