PEMANFAATAN E COMMERCE SEBAGAI ALAT PEMASARAN PRODUK KREATIF SMK

Seiring berjalannya waktu dan jaman yang semakin berkembang, dengan ditandai masuknya era revolusi industri 4.0., dimana terjadinya kemajuan yang pesat pada teknologi informasi terutama pada bidang internet dan komputer. Kemajuan teknologi saat ini juga sudah memasuki pada bidang-bidang kehidupan contohnya seperti bisnis dan sekolah. E-commerce merupakan salah satu kemajuan teknologi yang akhir-akhir ini sedang melambung karena penggunaanya yang membantu dan mempermudah masyarakat. Definisi dari E-commerce itu sendiri merupakan proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer berupa internet.

Dari pemanfaatan tersebut pastinya bermunculan aplikasi-aplikasi e-commerce yang banyak sekali, aplikasi yang bermunculan dan sudah digunakan masyarakat luas yaitu seperti LAZADA, BUKALAPAK, Shoope, TOKOPEDIA dan yang lainnya. Aplikasi tersebut merupakan platform jual beli online yang sudah sangat umum digunakan dan sangat membantu masyarakat. Dengan adanya aplikasi tersebut penjual dan pembeli tidak perlu melakukan pertemuan hingga terjadinya transaksi jual beli. Kemudian selain adanya toko online, e-commerce juga meningkatkan kemajuannya pada uang elektronik. Apabila biasanya transaksi jual beli hanya dilakukan dengan melakukan transfer antar bank dan ATM, sekarang banyak terdapat uang elektronik yang berupa OVO, DANA, gopay, T-cash dan lain sebagainya. Sehingga masyarakat tidak perlu membawa uang cash untuk melakukan transaksi dan tidak perlu melakukan penarikan untuk mempermudah transaksi.

Dari pengertian di atas, tentunya e-commerce dapat digunakan sebagai salah satu pendukung dalam proses pembelajaran yang ada disekolah, utamanya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Karena sejak tahun 1997 di SMK mulai dikembangkan sebuah unit usaha produksi, yaitu unit usaha ekonomi produktif yang menghasilkan berbagai macam barang atau jasa yang dapat dijual ke masyarakat sesuai kategori dan kemampuan siswa-sisiwi SMK. Secara umum kegiatan unit produksi di SMK pastinya mengalami banyak kendala, kendala utama berasal dari sisi modal dan pemasaran. Meskipun dibeberapa SMK sudah mengikuti pameran-pameran diluar sekolah dan memiliki busines center berupa offlineshop di sekolah, namun dalam penggunaannya masih belum maksimal dan barang hasil produksi masih belum terjual secara menyeluruh kepada masyarakat. Untuk mengatasi kendala tersebut salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan pemanfaatan e-commerce untuk keperluan pemasaran pada hasil produk kreatif siswa.

Solusi ini dianggap tepat karena melihat daripada siswa-siswi sekarang yang sudah tidak asing lagi dengan penggunaan smartphone dan hampir semua sudah memilikinya. Sedangkan aplikasi-aplikasi yang sedang gencar-gencarnya berkembang ini penggunaannya juga melalui smartphone. Kegiatan yang sering dilakukan masyarakat jaman sekarangpun sangat bergantung sekali dengan smartphone, apalagi ditambah dengan adanya e-commerce yang mempermudah masyaratakat utamanya dalam hal jual beli online. Dari kemudahan-kemudahan yang diberikan e-commerce, pastinya akan sangat mudah sekali bagi siswa-siswi SMK untuk memanfaatkannya dalam memasarkan hasil produksi kreatif mereka. Hanya diperlukan kreativitas siswa-siswi SMK dalam pemanfaatan aplikasi-aplikasi e-commerce yang sudah ada. Karena untuk menggunakan aplikasi e-commerce contohnya seperti LAZADA atau BUKALAPAK siswa hanya perlu memiliki smartphone dan paket data, selebihnya siswa dapat melakukan pemasaran kapanpun dan dimanapun.

Dengan pemanfaatan sistem e-commerce ini diharapkan dapat meningkatkan effisiensi dan kemudahan pemasaran dari produk yang dihasilkan siswa-siswi SMK. Selain itu masyarakat luas juga semakin mengetahui produk-produk yang dihasilkan oleh siswa-siswi SMK. Meskipun secara umum e-commerce sudah sangat diketahui banyak masyarakat, namun kesadaran dalam pemanfaatan e-commerce ini juga masih perlu ditingkat, melihat dari banyaknya kemudahan yang didapatkan. Apalagi dalam bidang pendidikan, banyak sekali pengaruh tidak baik yang ditimbulkan dengan penggunaan smartphone yang menyebabkan siswa malas belajar dan lebih memilih bermain game. Untuk itu e-commerce dapat digunakan sebagai pengalihan penggunaan smartphone, dimana siswa bermain smartphone yang bukan game namun dapat digunakan untuk menunjang pendidikan dan bonusnya siswa dapat menggunakan apabila ingin mencari tambahan uang jajan.

Share this Post: