Penguatan Karakter Bendahara Sekolah di Era Disrupsi

Saat ini kita sedang dalam masa dimana apa yang kita inginkan dapat terwujud dengan cepat, mudah dan praktis. Hal ini dikarenakan adannya dampak dari Era Revolusi Industri 4.0 yang mana beberapa kegiatan manusia dikerjakan dengan sistem informatikan sehingga ada beberapa kegiatan yang  mengalami Disrupsi. Disrupsi itu sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah fenomena dimana masyarakat menggantikan beberapa aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata menjadi di kerjakan di dunia maya. Mulai dari memesan beberapa makanan, barang-barang bahkan jasa, semua dapat dilakukan di dunia maya.

Keadaan ini harus dimanfaatkan dengan epik oleh beberapa profesi untuk mempermudah pekerjaannya, mengingat tingkat human eror lebih tinggi daripada tingkat eror yang dimiliki oleh teknologi. Akan tetapi, jika bendahara sekolah tidak mampumemanfaatkan teknologi dengan bijaksana, maka hal ini dapat mengancam daripada bendahara itu sendiri. Untuk menghindari hal tersebut maka, bendahara harus berkarakter.

Manusia yang berkarakter inilah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi. Sehingga perlu adannya penguatan karakter bendahara sekolah. Harapannya dengan pendidikan karakter yang kuat pada diri bendahara sekolah dapat menjadikan bekal utama untuk menjadikan diri seseorang bendahara sekolah mampu memanfaatkan teknologi mdengan bijaksana. 

Pendidikan karakter yang harus dibentuk dan diperkuat diantarannya, keberanian, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, kepedulian, kepercayaan, empati, pengendalian, berbagi, kerjasama, persahabatan, toleransi, pengampunan, memberi, himat, imajinasi, sikap apa adannya, belas kasih, kesamaan, integritas, kreativitas, ketegasan, kehormatan, kebaikan, keikhlasan, loyalitas, humor. Dengan adannya penguatan karakter pada diri Bendahara Sekolah, harapnnya  pada era revolusi industri 4.0 Bendahara Sekolah tidak mengalami disrupsi profesi. Karena karakter diatas dapat meningkatkan keprofesionalitas seorang Bendahara Sekolah.

Pendidikan karakter yang dapat dilakukan seorang Bendahara Sekolah sehingga dirinya menjadi seorang Bendahara Sekolah yang profesional selain dengan mengikuti pendidikan  dan latihan, yakni dengan mengikuti kegiatan diluar akademik yang dapat meningkatkan soft skill  dengan mengikuti kegiatan volunteer  atau organisasi yang dapat menambah pengalaman dan memberikan pengutaan mental sehingga beberapa karakter diri dapat terasah dengan baik. 

Tak hanya itu, akuntan harus terus melek teknologi, sehingga dapat memanfaatkan teknologi dengan baik. Kita ketahui bersama bahwasannya Bendahara Sekolah memiliki pekerjaan yang membosankan, karna hanya berjibaku dengan perhitungan dan ketepatan. Sehingga pekerjaan Bendahara Sekolah dalam era revolusi Industri 4.0 harus memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan cerdas. Akan tetapi, jangan sampai Bendahara Sekolah terlena akan dirinnya yang bergantung pada tekonlogi yang mengakibatkan dirinya suatu saat akan  mengalami disrupsi profesi Bendahara Sekolah.

 

Oleh:

Qurota Yunus Syafidah, S.Pd

Mahasiswa Magister Pendidikan Ekonomi

Universitas Sebelas Maret Surakarta

qurotayunus@student.uns.ac.id

Share this Post: