TIGA KEGIATAN BERBEDA YANG DILAKUKAN PADA HARI DAN TEMPAT YANG SAMA

Ada tiga kegiatan yang diselenggarakan LPPKS dalam seminggu ini yang waktunya bersamaan. Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Online In-2, Review Juklak Juknis Tahap 1, dan Penyusunan Instrumen Penilaian Potensi Kepemimpinan Tahap 1. Dua diantaranya sebagai pelaksana kegiatannya adalah Seksi Peningkatan Kompetensi, sedangkan satu kegiatan lagi menjadi tanggung jawab Seksi Informasi.

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Online In-2 diselenggarakan selama tiga hari, mulai hari Selasa sampai dengan Kamis, 28 sampai dengan 30 November 2017. Dengan sasaran kegiatan 60 (enanm puluh) peserta kepala sekolah dari 6 kabupaten ( Kabupaten Kulon Progo, Kediri, Wonosobo, Temanggung, Pengandaran, dan Bandung Barat.

Struktur Program kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Online In-2 terdiri dari 8 (delapan) mata kegiatan: Penjelasan Kriteria Kelulusan, Presentasi hasil On the Job Learning, Penilaian Portofolio, Post Test, Refleksi Pelatihan, Penampilan Best Practise, Evaluasi, dan Penutupan dengan jumlah jam 30 JP.

Penanggung jawab kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Online In-2 adalah Medira Ferayanti, S.S., M.A., Kepala Seksi Informasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi supervisi akademik kepala sekolah dengan harapan dapat menghasilkan kepala sekolah yang meningkat kompetensi supervisi akademiknya, yang ditandai dengan jumlah peserta yang mampu menyelesaikan pelatihan ini dengan nilai minimal baik.

Narasumber kegiatan ini adalah Dr. Nuning Hidayah S., M.Hum. (Disdikpora Kab. Karanganyar),  Nunuk Sri Murni Karyati, M.Pd. (SMP Negeri 5 Ponorogo),  Drs. Riadi Nugroho, M.Pd. (Dinas Pendidikan Kab. Pati),  Kavinji, S.Pd., M.Si. (SMPN 1 Baturetno), H. Mujiyono, S.Pd., M.Pd. (Disdikpora Kab. Karanganyar), Hanung Lilik Sukendra,S.Pd.,M.Pd.,M.M. (Disdikpora Kab. Karanganyar).

Kegiatan Review Juklak-Juknis Tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 30 November 2017. Dengan nara sumber dari LPPKS yakni Drs. I Nyoman Rudi K., M.T, Medira Ferayanti, S.S., M.A. dan menghadirkan reviewer Juklak-Juknis dari widyaiswara LPPKS, PPPTK BOE, PPPPTK KPTK, LPMP ( Sumbar, Riau, Jabar, DIY, Jatim, Kalteng, Kaltim, Sulteng), B2MK Wil Jateng, Dinas Pendidikan Prov. Kalimantan Timur, Disdik Kab. Brebes, Disdik Kota Yogyakarta, FIP UNM, dan FKIP UNS. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan petunjuk operasional terkini kepada penyelenggara diklat untuk merancang dan melaksanakan Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah, sehingga tersusun juklak dan juknis diklat calon kepala sekolah  yang telah direvisi.

Latar belakang diakdakannya kegiatan ini adalah agar terlaksananya PPCKS yang berdasarkan Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 dapat terararh. yang telah berhasil menerbitkan pnduan Program Penyiapan Kepala SEkolah yang dilengkapi dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Lalu hasil Rembug Nasional yang menegaskan bahwa seluruh elemen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan wajib mengimplementasikan Pendidikan Karakter pada program kerjanya, yang meliputi nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, dan religius. Kelima hal tersebut berdasarkan niilai-nilai Gerakan Nasional Revolusi Mental (GRNM) dan karekter yang dibutuhkan untuk masa depan generasi emas bangsa Indonesia. Dan mulai tahun 2017 LPPKS mulai mengimplementasika Pendidikan Karakter pada diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah. Implementasinya telah dimulai dengan kegiatan mereview bahan pembelajaran yang digunakan dalam Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah. 

Struktur program kegiatan terdiri dari Mata Diklat Umum ( Pembukaan/Penutupan, Kebijakan LPPKS, Overview Program, Evaluasi). Sedangkan mata diklat pokok terdiri dari Kerja Kelompok, Presentasi/Pleno Hasil. Dengan jumlah jam 25 JP. 

Satu kegiatan lagi yang tak kalah pentingnya adalah Penyusunan Instrumen Penilaian Potensi Kepemimpinan Tahap 1. Salah satu bagian dari Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah adalah seleksi akademik dengan penilaian potensi kepemimpinan (PPK) atau Leadership Potential Assessment ( LPA). Dalam proses PPK, calon kepala sekolah/madrasah akan diberikan satu set instrumen yang berisi permasalahan yang terjadi di sekolah/madrasah dengan didukung oleh penyajian sejumlah data/informasi, yang harus direspon oleh mereka. Proses ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan calon mengenai berbagai hal dalam pengelolaan sekolah/madrasah. secara praktis dan sekaligus memperoleh gambaran mengenai kemampuannya dalam menentukan kriteria keberhasilan maupun menyusun rencana tindak penyelesaian masalah.

Sasaran kegiatan ini adalah tersusunnya instrumen PPK sejunlah 20 set, dengan menghadirkan nara sumber dari Drs. Sri Mulyono, M.Pd. (LPPKS, Tutik Susilowati, S.Sos., M.A. (FKIP UNS, Jaryanto, M.Si. ( FKIP UNS) dan dengan peserta dari LPPKS, PPPPTK, LPMP dan Perguruan Tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 30 November 2017.

Struktur Program, seperti biasa adalah Mata Diklat Umum, dan Mata Diklat Pokok. Mata Diklat Pokok terdiri dari Overview Program, Pengantar Pengembangan Instrumen PPK, Kerja Kelompok, Validasi Teoritik, Presentasi Hasil, dan Validasi Instrumen dengan jumlah jam 25 JP ( 1 JP=60 menit).

Ketiga kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup pada hari yang sama pada jam yang berbeda. |enha/admin|

Share this Post: