Anda Berada di halaman : Profil
 

Layanan Utama

Berita Foto

<a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/129'>Pembukaan Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/130'>Peserta Diklat IN 1 Prov. Sumatera Barat</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/131'>Pembukaan Diklat In Service Learning-2 Program PKB KS/M SMP Prov. Jatim Peserta Th. 2014</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/133'>Peserta IN 1 Prov. Riau mengikuti Kegiatan Pembukaan</a> <a href='http://lppks.kemdikbud.go.id/berita_foto/134'>Kasi SI LPPKS menghadiri Pembukaan Kegiatan Diklat In 1 Prov. Riau</a>
Prev Next

Polling

Seberapa penting pelaksanaan Diklat Kepala Sekolah Pembelajar yang merupakan tindak lanjut hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan Kompetensi Kepala Sekolah?





Visi dan Misi

A. V I S I

 “Menjadi Leading Sector untuk menyiapkan, mengembangkan dan memberdayakan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang amanah, berjiwa wirausaha dan profesional”

 

B.  M I S I

    1. Menanamkan nilai amanah yaitu kejujuran, integritas utuh dan komitmen yang tinggi kepada calon kepala sekolah dan pengawas sekolah selama penyelenggaraan PPCKS dan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah negeri maupun swasta
    2. Menanamkan jiwa wirausaha melalui berbagai kegiatan pembelajaran, pendidikan dan pelatihan yang relevan bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah sebagai bekal memasuki kawasan pendidikan di tingkat internasional. Ada 14 karakter yang ditanamkan melalui kegiatan diklat yaitu (1) prestatif (selalu ingin berprestasi), (2) kolaboratif, (3) kompetitif, (4) percaya diri yang memadai, (5) pantang menyerah, (6) bekerja keras, (7) berani menanggung resiko, (8) pandai menangkap peluang untuk mendapatkan nilai tambah, (9) menghargai orang lain, (10) menghargai waktu, (11) menghargai uang, (12) Kreatif (13) Inovatif dan (14) memiliki internal locus of control (hati) yang baik. Keempatbelas karakteristik ini wajib dibungkus dengan iman yang sangat kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    3. Mengembangkan ciri-ciri pemimpin yang profesional melalui peningkatan kualitas  Managerial Skills, Leadership skills, dan Technological Skills bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah
    4. Mengintegrasikan konsep Spiritual Leadership dengan manajemen modern sebagai suatu nilai dan landasan budaya kerja bagi kepala sekolah dalam memimpin unit kerja yang dikelolanya.
    5. Menyelenggarakan sistem rekrutmen dan diklat calon kepala sekolah dan pengawas sekolah yang bersih dan terhormat dengan memasukkan unsur monitoring dan evaluasi yang terpadu dengan melibatkan publik dari asosiasi profesi seperti Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) maupun Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI).
    6. Melaksanakan diklat penguatan kompetensi  kepala sekolah dan pengawas sekolah, dengan memasukkan unsur monitoring dan evaluasi yang terpadu dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta tuntutan dinamika masyarakat akademis.
    7. Menata dan terus memperbaiki perangkat penyiapan calon kepala sekolah dan pengawas sekolah serta penguatan kompetensi mereka dalam kerangka penjaminan mutu.
    8. Memperkuat internal management secara berkelanjutan dalam rangka memperbaiki prosedur operasional standar secara terus menerus dan menciptakan dinamika kerja yang selaras dengan tuntutan dunia pendidikan yang ideal baik tingkat nasional maupun internasional yang dilandasi semangat kekeluargaan (brotherhood) dan gotong royong.